Search
Close this search box.

Ngeri!

 

Ilustrasi by canva

 

Belakangan marak terdengar kabar kalau air minum dalam kemasan galon dipalsukan. Dari sebuah cuitan seorang chef Devina Hermawan yang merepost sebuah tayangan berita tentang ditangkapnya para pelaku pengoplos air minum dalam kemasan galon.

 

Dalam video yang dia bagikan terlihat bagaimana mudahnya seorang tersangka merekonstruksikan cara dia memalsukan isi air galon dengan tangan terborgol.

Dan yang lebih mengejutkan, hal ini ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2011. Para produsen air minum dalam kemasan galon kebanyakan mengambil solusi dengan merubah segel ataupun model tutup galon. Untuk para konsumen yang kurang teliti pasti mereka akan mudah tertipu.

 

Nah sudah pasti jika kita tidak teliti maka bahaya isi air galon palsu mengancam kesehatan kita sendiri dan keluarga tentunya. Karena mereka mengoplos isi air kemasan galon dengan air tak jelas dari mana sumbernya untuk keuntungan mereka pribadi. Jika yang mereka masukkan adalah air mentah sudah tentu bahaya kesehatan mengintai. Diare ataupun kolera akan mengancam, terutama bagi anak – anak dan orang tua yang imunitasnya tidak sekuat orang dewasa.

Lalu bagaimana hal ini bisa terjadi? 

 

Ilustrasi by canva

 

Ya, kembali lagi ke masalah perekonomian yang membuat manusia gelap mata hingga menghalalkan segala cara, termasuk memalsukan air isi ulang. Omzet melalui bisnis ‘kotor’ ini cukup fantastis loh, mereka bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah. Bayangkan saja, biaya mengisi air galon di depot air isi ulang sekitar tujuh ribuan, lalu bisa mereka jual Rp. 16.000, dalam sebulan mereka bisa menjual sampai 2500 galon. Coba ambil dulu kalkulatornya hitung deh berapa tuh labanya.

 

Kadang masyarakat kita gampang sekali tergiur dengan harga murah, padahal selisihnya tidak terlalu jauh dengan harga resmi dari produsen. Apalagi kaum ibu, yang beda harga seribu pun rela mengejarnya.

 

Apa tidak ada upaya dari pihak terkait untuk melindungi para konsumen? 

Ilustrasi by canva

 

Oh jelas ada, bahkan dari YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ) sudah berusaha mengingatkan para produsen. Namun solusi yang diberikan produsen dengan menyamakan kode produksi di tutup galon dengan di badan galon tidak cukup membantu. Karena pada kenyataannya isi air galon pun bisa dipalsukan, meski galonnya asli. Produsen pun diharapkan bisa memberikan langkah yang lebih tegas seperti hanya memasok di agen resmi mereka.

 

Lalu, bagaimana kita sebagai masyarakat awam sekaligus konsumen air minum dalam kemasan ini harus bertindak? 

 

Ilustrasi by canva

 

Untuk langkah pertama tentunya lebih baik membeli di agen resmi atau terpercaya. Lebih teliti lagi saat membeli galon. Saran saya pribadi lebih baik membeli galon yang tutupnya ulir / harus diputar.

 

Yang kedua, jangan pernah tergiur dengan harga yang terlihat lebih murah. Justru ketika ada yang menjual di bawah harga pasaran resmi kita seharusnya sudah curiga. Mengingat bahwa pemalsuan galon ini terjadi pada merek yang sudah lama di Indonesia, dan karena semua terlihat asli, jadi konsumen sangat mudah tertipu. Kita kan sudah familiar dengan harga pasaran merek tersebut. Tinggal berpikir saja, apa yang membuat lebih murah?

Karena air minum dalam kemasan ini berbeda dengan makanan. Yang mungkin ada masanya orang bosan dan ingin menikmati variasi lain. Jadi terkadang para produsen melakukan cuci gudang sebelum produknya tidak lagi layak jual.

 

Air minum adalah kebutuhan utama. Orang pasti minum air setiap hari. Pasti itu. Dan namanya air mineral sudah jelas tidak ada variannya. Jadi ya produsen selalu produksi baru setiap harinya tanpa harus ada cuci gudang yang artinya tidak akan ada banting harga.

Dan juga perbedaan yang bisa langsung terlihat adalah, air galon palsu sudah beda dari warna dan juga bau.

 

Marilah menjadi cerdas dan lebih teliti lagi ya, karena galon yang digunakan adalah galon dengan merek yang sudah ada lama di Indonesia. Dan terutama untuk para ibu – ibu, karena keputusan membeli barang kebutuhan rumah tangga biasanya di tangan para emak – emak sebagai manager keuangan.

 

Menggunakan air mineral dalam kemasan galon memang memiliki banyak manfaat, misalnya menyehatkan jantung, mengatasi sembelit, memelihara kesehatan tulang dan menurunkan tekanan darah. Serta masih banyak lagi manfaat lainnya. Sebaiknya kita mengkonsumsi air mineral itu 8 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi.

 

Ke depannya, kita berharap akan ada langkah besar dari produsen air minum dalam kemasan galon yang bisa meminimalisir pemalsuan air galon sehingga kasus seperti ini tidak akan pernah terdengar lagi.

 

Ngeri loh, ketika bahkan air minum pun dipalsukan. Menjadi ketakutan tersendiri bagi saya, yang selalu mengutamakan kesehatan keluarga. Rela membeli air mineral yang harganya di atas harga air isi ulang tentu saya berharap bahwa banyak manfaat yang keluarga saya dapatkan.

 

Pemalsuan air mineral dalam kemasan galon saya harap tidak akan terjadi lagi kedepannya. Banyak nyawa yang dipertaruhkan di sini. Namun dengan kerjasama yang baik antara produsen, para agen resmi, aparat dan pastinya masyarakat saya rasa bukan tidak mungkin kita bisa memutus mata rantai bisnis ini.

 

Sumber referensi :

● https://twitter.com/mazzini_gsp/status/1553366844576514049?s=20&t=MoJGvSuG2A9-xQM2K1Rrlg

● https://www.suara.com/lifestyle/2022/07/29/094140/heboh-pemalsuan-galon-isi-ulang-mengapa-bisa-terjadi

● https://www.youtube.com/watch?v=hV5eAdd7tHo

● https://youtu.be/L2RtDevFEEA

● https://money.kompas.com/read/2022/08/01/162000226/cegah-pemalsuan-amdk-galon-isi-ulang-bpkn-minta-produse

n-tetapkan-agen-resmi-?page=all

● https://twitter.com/mazzini_gsp/status/1553366844576514049?s=20&t=MoJGvSuG2A9-xQM2K1Rrlg

● https://humas.polri.go.id/en/2022/07/23/polres-cilegon-ungkap-kasus-pemalsuan-isi-air-mineral-galon-merk-aqua/

● https://www.liputan6.com/news/read/5028259/ylki-soroti-kelalaian-produsen-soal-kasus-air-galon-palsu

● https://banten.tribunnews.com/2022/07/26/kasus-pengoplosan-air-galon-isi-ulang-di-cilegon-dan-serang-distributor-keluhkan-penjualan-menurun

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
RECENT POSTS
ADVERTISEMENT
Scroll to Top